Tampilkan postingan dengan label destinasi wisata lampung selatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label destinasi wisata lampung selatan. Tampilkan semua postingan

Pemandian Air Panas Berkasiat Way Panas Bumi Natar

Kabupaten Lampung  Selatan memiliki banyak objek wisata, selain pantai juga terdapat lokasi pemandian air panas, salah satunya adalah Way Panas Bumi Natar.  Sumber Way Panas Bumi atau mata air panas bumi berada di areal tanah seluas sekitar 3,8 Ha di Desa Merak Batin, Kecamatan Natar, Kabupaten lampung Selatan.  karena lokasinya berada di Desa Merak Batin, Pemandian Way Panas Bumi kini juga dikenal sebagai destinasi Wisata Pemandian Air Panas Merak Batin Natar.

way-panas-bumi-merak-batin-natar
Air Panas di Pemandian Way Panas Bumi Natar dipercaya berkhasiat mengobati penyakit. 
Foto: lampung tribunnews, way panas, d'laiqa arena


Berjarak sekitar 20 Km dari Kota Bandar Lampung, Pemandian Air Panas Way Panas Bumi dapat dicapai dalam waktu sekitar 30 menit menggunakan kendaraan bermotor. Lokasinya jika dari bandar Lampung berada di sisi kanan jalan Lintas Sumatera.

Pemandian Way Panas Bumi Berkasiat Menyembuhkan Berbagai Penyakit


Pemandian air panas Way Panas Bumi merupakan tempat wisata pemandian air panas yang unik, sebab lokasinya tidak berada disekitar pegunungan seperti sumber air panas pada umumnya.  Selain itu air panas di Way Panas Bumi juga tidak mengandung belerang seperti pemandian air panas pada umumnya.

Destinasi wisata pemandian air panas di Merak Batin ini   juga dipercaya menyembuhkan berbagai macam penyakit, seperti : gatal-gatal dan penyakit kulit, stroke, asam urat, rematik, kencing manis, hingga ambeien. Mereka yang mengharapkan kesembuhan di Way panas Bumi Merak Batin, datang dan kemudian cukup duduk berendam di kolam-kolam air panas yang tersedia.  Selain dipercaya mengobati aneka penyakit, berendam di air hangat Way panas Bumi juga dapat menghilangkan pegal-pegal, rasa capek dan lelah.  Setelah berendam di kolam air hangat Way Panas Bumi, biasanya tubuh yang tadinya lelah akan kembali segar.

Sedang berkunjung ke Lampung dan ingin melepas lelah di Pemandian Air Panas Way Panas Bumi Natar ?  Gunakan saja jasa Elora Tour & Adventure dengan Paket City Tour Bandar Lampung.
Kalau berwisata ke Way Panas Bumi Natar, kita juga bisa sekalian berkunjung ke salah satu destinasi tour wisata di Lampung Selatan, yaitu: Sentra Kerajinan Gerabah.

Tidak hanya warga Lampung yang datang untuk menyembuhkan penyakitnya, namun banyak pula pengunjung datang dari luar Provinsi Lampung.  Sudah banyak masyarakat yang mengaku merasakan manfaat kesehatan dari sumber air panas bumi miliki keluarga Jayataruna tersebut.

"Ini bukan air panas biasa. Ini tentu ada rahasia misteri dibalik karunia yang diberikan Tuhan," ujar Haji Dadang, salah seorang pengunjung yang berasal dari Banten, Jawa Barat.

Saat akhir pekan, jumlah pengunjung yang datang ke Way panas Bumi dapat mencapai 500 orang.


Fasilitas di Pemandian Way Panas Bumi Natar

fasilitas-pemandian-air-panas-merak-batin-natar
Kolam berendam, kolam ikan untuk mancing, flying fox, dsebagian fasilitas di Way Panas Bumi Natar.
Foto: Way Panas, Panoramio


Lokasi pemandian Way Panas Bumi Merak Batin masih hijau asri, berada dilingkungan persawahan, dan dinaungi pohon beringin besar.  Di atas lokasi seluas sekitat 2 hektare yang sudah dikelola, terdapat satu sumber air panas berbentuk sumur.  Mata air panasnya berasal dari panas bumi, bukan dari panas vulkanik gunung berapi. Suhu air yang keluar dari sumur bisa mencapai 90 derajat celcius.  Selanjutnya air dari sumber air panas tadi disalurkan menggunakan pipa ke  3 kolam besar yang biasa dipergunakan pengunjung untuk berendam; 1 kolam tanpa dinding dan atap, dan 2 kolam dengan atap serta dinding. Setiap kolam dapat menampung sekirat 75 orang.  Kolam tanpa dinding dan atap diperuntukkan untuk laki-laki, sedangkan kolam dengan dinding dan atap digunakan untuk perempuan dan anak-anak.  Suhu air di kolam berendam berkisar 40 - 50 derajat celcius.

Fasilitas yang ada di Wisata Pemandian Way Panas Bumi antara lain:

  • 3 kolam untuk berendam, masing-masing berukuran 15 x 15 meter. 
  • 12 kamar kecil untuk bilas dan ganti baju bagi pengunjung. 
  • 10 Kamar Mandi khusus bagi pengunjung yang ingin memanfaatkan mandi air panas menggunakan shower.
  • 6 kamar penginapan yang dapat disewakan jika pengunjung ingin menginap sembari berendam di malam hari.
  • 2 Kolam ikan untuk pemancingan, 
  • arena bermain anak.
  • Kantin
  • Mushala
  • Tempat Parkir


Sejarah dan Cerita Mistis Pemandian Way Panas Bumi Merak Batin Natar


Pertama kali pada tahun 1856 oleh Oempoe Sebadjaoe. Seorang tokoh adat yang dikenal di zaman itu memiliki kesaktian dan cukup disegani. Konon di masa tersebut, sumber air panas bumi itu kerap dijadikan tempat mandi terapi para pendekar untuk mengobati luka dalam, usai melakukan pertarungan adu kesaktian.  Pada tahun 1923, areal itu dibangun dan dijadikan tempat pemandian lengkap dengan obyek wisata oleh Pangeran Ratoe Seboeay Djaja Taroena, putra kandung Oempoe Sebadjaoe.

Namun, di tahun yang sama, pembangunan kawasan pemandian tersebut luluh lantak disebabkan kedatangan para serdadu jepang yang kemudian berusaha menguasai sumber air panas bumi itu.  Tentu saja pemiliknya menolak.  Akibat penolakan dari pihak Pangeran Ratoe Seboeay Djaja Taroena itu, serdadu jepang menjadi marah, dan berujung penghancuran.  Perlawanan fidik hampir terjadi namun konon dicegah oleh Pangeran Ratoe Seboeay Djaja Taroena, lantaran khawatir akan adanya jatuh korban. Dari cerita, para serdadu jepang yang menduduki Way Panas Bumi itu secara mistis tiba-tiba ada yang tewas seketika. Dan ada pula yang melarikan diri karena takut terhadap jelmaan empat mahluk raksasa, yang diyakini sebagai mahluk halus yang menunggu Way Panas Bumi itu.

Praktis sejak saat itu areal tersebut tidak terurus dan hanya menyisakan pondasi sumur saja. Tak pelak, kawasan itu kembali menjadi rawa-rawa yang dikelilingi persawahan. Bangunan yang sudah ada pun telah rata dengan tanah. Dalam kurun waktu yang cukup lama, usai peristiwa itu, pada era selanjutnya, putra Pangeran Ratoe Seboeay Djaja Taroena, Jardien Aja Sophia gelar Soettan Penatieh, hanya menjadikan sumber mata air panas bumi ini khusus tempat pemandian keluarga Djaja Taroena dan masyarakat Adat Marga Boekoe Djadie serta warga sekitarnya saja .

Pembangunan Way Panas Bumi kembali dilakukan sekitar tahun 1970 - 1980-an.  Areal sumber mata air panas bumi itu perlahan ditata dan dibangun kembali oleh putra sulung  Jardien Aja Sophia (Soettan Penatieh), atau cucu dari Pangeran Ratoe Seboeay Djaja Taroena, yakni Muttaqin Jayataruna gelar Suttan Ratu Sebuay.

Areal yang tadinya tidak terurus, hanya berupa rawa-rawa dan disesaki semak belukar disekitarnya, serta terkesan angker lantaran terdapat beberapa pohon beringin tua yang usianya diyakini ratusan tahun, secara bertahap mulai tertata oleh Muttaqin Jayataruna, cucu Pangeran Ratu Sebuay. Kendati tersendat-sendat masalah pembiayaan, karena menggunakan kocek pribadi.

Antara tahun 1988-1989, area persawahan di tepi jalan Lintas Sumatera dengan Sumber air panas mulai ditimbun untuk akses jalan menuju Way Panas Bumi.  Perlahan namun pasti, serta tak kenal menyerah, Muttaqin terus melakukan penataan pembangunan kawasan itu, guna melanjutkan cita-cita sang kakek untuk menjadikan sumber panas bumi itu tempat pemandian terapi kesehatan bagi masyarakat luas.

Alhasil, semangat tak kenal menyerahnya itu berbuah. Kini, areal sumber air panas bumi itu bisa digunakan sebagai tempat mandi terapi kesehatan bagi masyarakat umum.


Yuk Menjajal segarnya Pemandian Air panas berkhasiat Way panas Bumi Natar 



Baca juga : Destinasi Tour Wisata Lampung yang sedang Hits


Yuk ke Kampoeng Wisata Tabek Indah Lampung

Destinasi wisata di Provinsi Lampung yang mengusung tema Kembali ke alam / back to nature adalah Kampung Wisata Tabek Indah.  Berlokasi di Jl. Raya Natar, Desa Serba Jadi, Pemanggilan, Natar, Pemanggilan, Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Tabek Indah yang memiliki luas 14 Ha ini menawarkan nuansa alami. 

kampoeng-wisata-tabek-indah-lampung
Kampoeng Wisata Tabek Indah yang Bernuansa Alami. 
Foto: Wonderful Indonesia, China Travel Depot, Shu Travelographer, Spirit of Adventure in Lampung

Nuansa Alami Kampung Wisata Tabek Indah


Saat ini, dari total luasan 14 Ha tadi, baru 9 Ha yang sudah dioperasikan. Tabek Indah menyediakan cottage untuk menginap, dibangun dengan nuansa alami dari kayu, dan di sekitarnya ditanami dengan aneka pohon dan tanaman, seperti pohon kelapa, pohon mangga, pohon durian, pohon sawo kecik, dan masih banyak lagi.  Dilengkapi juga dengan areal persawahaan di depan cottage, sehingga mata kita akan dimanjakan oleh nuansa hijau segar khas pedesaan. 


Fasilitas yang ada di tabek Indah, cottage, resto, area bermain, dll.
Foto: Pegi-pegi . com, Shu Travelographer, tabek indah.

Fasilitas Kampung Wisata Tabek Indah Natar


Tabek Indah dilengkapi dengan berbagai fasilitas supaya pengunjung yang datang untuk berwisata, atau menginap, semakin  merasa nyaman. Fasilitas di Kampung Wisata Tabek Indah antara lain :

Cottage Kampoeng Wisata Tabek Indah

Ada 20 cottage di Taman Wisata Tabek Indah, setiap unit cottage mampu menampung hingga enam orang. Cottage Tabek Indah dilengkapi dengan fasilitas dua buah kamar mandi, satu terletak di berada di ruang tidur dan satu di ruang tamu.

Resto Kampoeng Wisata Tabek Indah

Resto kampung wisata di Lampung Selatan ini mampu menampung 50 pengunjung.  Menawarkan menu makanan Indonesia dan oriental.  Saat Team Tour Wisata Lampung - Eloratour mencoba menu di sana, yaitu nasi goreng dan soup, rasanya cukup nikmat di lidah.  Di resto ini, kita bisa menikmati makanan sambil mendengarkan musik dan menikmati suasana alami.

Area Outbound Tabek Indah Lampung. Foto: edukasiymhlpg, lampung.kemenag


Area Outbound Kampoeng Wisata Tabek Indah

Tabek Indah merupakan salah satu lokasi outbound atau gathering yang ada di Provinsi Lampung.  Lokasinya cukup luas, berupa tanah lapang terbuka yang ditanami rumput lapangan bola, masih cukup nyaman untuk menyelenggarakan outbound dengan peserta 150 orang. 
Selain lapangan di Tabek Indah juga ada fasilitas pendukung outbound, yakni flying fox.



Meeting Room Kampoeng Wisata Tabek Indah

Kapasitas meeting room Kampoeng Wisata Tabek Indah mampu menampung hingga 250 orang. Kampung wisata yang berada di Natar ini lebih menarget pada segmentasi grup, seperti meeting, gathering, seminar, outbond, dan lainnya.

Kolam Renang dan Water Boom Kampoeng Wisata Tabek Indah

Kampung wisata di dekat Bandar Lampung ini buka 24 jam, namun fasilitas kolam renang dan watter moom nya ada jam operasionalnya, yakni antara pukul 07.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB.

Wahana Bermain Kampoeng Wisata Tabek Indah

Kampoeng Wisata Tabek Indah menyediakan banyak wahana bermain bagi pengunjungnya, diantaranya :

  • wahana atv motorcycle, 
  • wahana panahan, 
  • paintball games, 
  • sepeda air, 
  • outbond kids& playing garden untuk anak-anak.
Karena fasilitasnya, Tabek Indah bisa dijadikan salah satu destinasi untuk City Tour Bandar Lampung, misalnya untuk berenang di sana.

Kampoeng Wisata Tabek Indah menyediakan tempat parkir yang luas, bahkan bisa menampung kopdar club mobil, diantaranya Pajero Sport Club pernah kopdar di sana.


Yuk Wisata ke  Kampoeng Wisata Tabek Indah Lampung !!


Menuju : Destinasi Tour Wisata Lampung yang Lagi NgeHits

Yuk Wisata ke Sentra Kerajinan Gerabah Lampung

Keindahan keramik dan gerabah sudah dikenal sejak lama, bahkan keramik termasuk salah satu barang seni  tertua hasil karya cipta manusia. Tak jauh dari Kota Bandar Lampung, tepatnya di Jl. Negaratu, Negara Ratu, Natar, Kabupaten Lampung Selatan, terdapat Sentra Kerajinan Gerabah Lampung.

yuk-wisata-ke-sentra-kerajinan-gerabah-lampung
Gambaran Wisata ke Sentra Kerajinan Gerabah Natar, Lampung Selatan.  Foto : erri art. eloratour.com, lihat .co

Wisata ke Sentra Kerajinan Gerabah di Natar Lampung Selatan 


Lokasi Sentra Kerajinan Gerabah Natar tak jauh dari Bandar Lampung, hanya butuh waktu sekitar 30 menit perjalanan menggunakan kendaraan bermotor. dari pusat kota.  Di sentra gerabah Natar, wisatawan bisa melihat hasil karya para pengrajin gerabah, berupa pot, guci, kursi, dengan bermacam model dan hiasan.  Ada gerabah yang dicat warna polos natural, ada yang diwarnai dengan cat warna cerah, ada yang difinishing dengan lapisan pecahan kaca, dan hasil akhirnya adalah aneka gerabah keramik yang cantik menawan.

Kita juga melihat aktivitas kesehatian para pengrajin gerabah, dari memproses tanah, kemudian membentuk tanah menjadi bentuk dasar, menghaluskan bentuk, menjemur gerabah, membakar, danterakhir adalah melakukan finishing hasil karya mereka.

Selain melihat dan belajar, serta berbincang dengan mereka, kitapun bisa membeli gerabah di sana, sebagi kenang-kenangan.  harganya bervariasi, dari yang murah hingga yang cukup mahal, tergantung ukuran, bahan baku finishing, bentuk dan kerumitan pengerjaan.

Sebagai contoh, gerabah keramik yang didisplay di Erri Art harganya bervariasi, dari yang paling mahal seharga 400 ribu rupiah untuk guci ukuran besar; harga pasaran untuk ukuran sedang 70 ribu rupiah; sdan yang paling murah sekitar 20 ribu rupiah yakni untuk jenis celengan dan piring.

Di pengrajin lain ada juga yang menjual produknya hingga juta-an rupiah, misalnya untuk guci besar dengan finishing pecahan kaca.  Sepasang kursi dan meja untuk teras rumah, harganya sekitar 500 ribu rupiah untuk finishing biasa, sedangkan untuk finishing pecahan kaca bisa mencapai 1,5 juta rupiah.

Selain itu kita bisa mengabadikan momen kunjungan wisata ke Sentra kerajinan Gerabah Natar dengan foto-foto.


Foto-foto Sentra kerajinan Gerabah Natar Lampung Selatan


Berikut ini foto-foto di sentra kerajinan gerabah Lampung :

foto-wista-di-sentra-kerajinan-gerabah-lampung
Foto Produk Gerabah di Sentra Kerajinan Gerabah Natar.  Foto: erri art

Cantik-cantik kan gerabah produksi sentra gerabah natar ?!


Yuk Wisata ke Sentra Gerabah Natar !! ...

Klik Link ini :  Paket 1 Hari City Tour Bandar Lampung


Sekilas Tentang Sentra Kerajinan Gerabah Natar, Lampung Selatan


Sentra Gerabah di Desa Negara Ratu Kecamatan Natar Lampung Selatan ini terdiri dari 10 pengrajin gerabah dan sudah memulai usaha sejak tahun 1970, kebanyakan mereka adalah orang Sunda dari daerah Purwakarta, Jawa Barat, yang pindah ke Lampung. Mereka tergabung dalam himpunan pengrajin gerabah yang diketuai oleh Bapak Ujang Suhendi.

Pak Ujang menuturkan, bahwa bahan baku gerabah ini berasal dari lahan sawah atau kebun disekitar tempat produksi dengan mengambil lapisan tengahnya, sedangkan lapisan atas lahan atau lapisan humus dikembalikan seperti semula sehingga kesuburan tanah tetap terjaga dan dapat dikelola kembali. Adapun pemasaran produk gerabah milik pengrajin masih dilakukan secara off line, salah satunya melalui satu galeri “Eri Arts” yang berlokasi di areal produsi.  Selain itu pengrajin juga memajang hasil karyanya di tempat produksi masing-masing.

Mulyana, salah seorang dari pengerajin keramik gerabah menuturkan, tiga tahun mengeluti usahanya ini, bahwa proses yang paling penting dalam pembuatan keramik ada pada proses pembutan adonan bahan keramik dan proses pembakaran, karna dua proses itulah yang paling mempengaruhi kwalitas.

Karyawan yang bekerja bersama Mulyana sekarang sebanyak 8 orang, tapai kalau sedang ramai order bisa mencapai 12 karyawan.  Para karyawan pengrajin gerabahnya kebanyakan berasal dari Desa Pleret, Purwakarta, Jawa Barat, yang memang sudah terkenal dengan kerajinan gerabahnya. Kapasitas produksi di sentra gerabah natar sekitar 50 guci per hari.  Proses pembuatan guci terbilang cepat kalau cuaca sedang bagus, maka bisa hanya dalam waktu tiga hari guci sudah bisa dibakar dan dilakukan finising, tetapi kalau cuaca kurang bersahabat bisa memakan waktu sampai satu minggu atau lebih.

Akses Jalan Menuju Sentra Kerajinan Gerabah Natar

akses-menuju-sentra-kerajinan-gerabah-lampung
Sentra Kerajinan Gerabah Natar, tak jauh dari Stasiun Kereta Api Rejosari.  Foto: eloratour.com, metalu-melulu

Jika dari Bandar Lampung, kita menuju ke arah Bandara Radin Inten II, setelah melewati fly over Natar, kita akan melintasi Pemandian Air Panas di sisi kanan, dan Pom Bensin di sisi kiri.  Setelah pom bensin, ada perempatan, kita masuk ke kiri, ke arah Stasiun Rejo Sari.

Dari jalan raya utama, masuk sekitar 2 Km, melewati perlintasan rel kereta api, maju kurang lebih 750 meter, di sebelah kiri ada gapura bertuliskan "Home Kerajinan Gerabah Natar".  Masuk ke arah gapura, tak sampai 100 meter sudah akan kita temukan rumahrumah pengrajin gerabah dengan aneka gerabah keramik dipajang di depannya.


Tantangan dan Peluang Usaha Anggota Himpunan Pengrajin Gerabah Natar


Pot keramik dan gerabah buatan pengerajin asal Desa Negara Ratu Kecamatan Natar Lampung Selatan dipasarkan di area Natar dan Lampung, dan juga sampai ke luar Lampung.  Pemasaran ke luar wilayah Lampung hingga ke Provinsi Sumatera Selatan dan Provinsi Jambi. Pengiriman barang dilakukan menggunakan truk.

Pemasaran produk kerajinan gerabah dari sentra gerabah Natar Lampung ini terbilang masih terbatas.  Kebanyakan guci yang dijual adalah berdasarkan permintaan toko langganan, serta para pengepul yang ada di sekitaran Natar.  Pesanan dari luar daerah tidak selalu ada.  Jadi kapasitas produksi pengrajin gerabah di Sentra Produksi Gerabah Natar ini masih jauh di atas kemampuan menjual produk.  Ini Tantangan sekaligus peluang usaha teman-teman pengrajin gerabah Lampung.




Menuju : Destinasi Tour Wisata Lampung yang lagi Hits


Pantai Batu Lapis Destinasi Tour Wisata Lampung Selatan

pantai-batu-lapis-destinasi-tour-wisata-lampung
Pantai Batu Lapis di Lampung Selatan, foto: Inovasee

Pantai Batu Lapis Destinasi Tour Wisata Ngehitz di Lampung


Pantai Batu Lapis berada di Desa Totoharjo, Kabupaten Lampung Selatan. Pantai Batu Lapis memang tidak memiliki pasir seperti pantai pada umumnya, namun sebagai gantinya Pantai ini menawarkan sederet batu karang yang memiliki ukuran besar dengan bentuk unik. Daya tarik yang dimiliki Pantai Batu Lapis yaitu batu karangnya berlapis-lapis. Karena itulah pantai ini disebut dengan nama Pantai Batu Lapis.


batu-lapis-pantai-di-lampung-selatan
Pantai dengan Batu Karang Berlapis-lapis, foto: deltarahwanda.com


Dengan keindahan batu karangnya, panorama Pantai Batu Lapis tak kalah menawan jika dibandingkan dengan pantai berpasir putih, sehingga banyak dikunjungi wisatawan. Kebanyakan para wisatawan yang datang ke Pantai Batu Lapis menghabiskan waktu untuk berfoto di atas batu karang yang berlapis-lapis.

Berada tak jauh dari Pulau Mengkudu, pulau cantik di Lampung Selatan, membuat keduanya nampak bagai Tanah Lot Bali.  Maka tak heran orang kemudian menyebut Pulau Mengkudu dan Pantai batu Lapis ini adalah Tanah Lot-nya Lampung.


pantai-batu-lapis-lampung-selatan-lampung
Panorama Batu Lapis yang natural, foto: Travelerien.com


Di Pantai batu Lapis, kita juga bisa melihat pemandangan yang indah dengan birunya laut ditambah panorama Gunung Krakatau dan Pulau Mengkudu. Dari sini kita bisa menyewa perahu nelayan untuk ke Pulau Mengkudu, atau mengelilingi pulau tersebut.


Akses Jalan menuju Pantai Batu Lapis

akses-jalan-tanah-menuju-pantai-batu-lapis
Akses jalan Tanah menuju Pantai Batu Lapis, foto: deltarahwanda.com

Meskipun statusnya adalah tempat wisata, namun fasilitas yang tersedia masih sangat minim. Bahkan akses jalan menuju Pantai Batu Lapis masih berupa jalan setapak. Oleh sebab itu jika kalian ingin berkunjung ke Batu Lapis sebaiknya tidak pada saat musim hujan, karena jalanannya menjadi licin dan sangat becek.

Jalur Hiking menuju Pantai Batu Lapis, foto: deltarahwanda.com

Untuk menuju Batu Lapis, kamu harus berjalan cukup jauh , sekitar 3 km dengan jalanan yang masih setapak, melalui dua bukit . Selain itu disebelah kiri dan kanan jalan masih alami, dan banyak terdapat monyet liar, dengan kondisi jalan yang cukup curam.

Akses alternatif adalah melalui laut, yaitu lewat Pantai Blebuk menggunakan perahu nelayan menuju Pantai Mengkudu dan diteruskan dengan berjalan kaki melewati pasir timbul menuju Pantai Batu Lapis.  Harga sewa perahu nelayan untuk menuju Pantai Mengkudu dan Batu Lapis sekitar Rp 30.000/per orang yang memerlukan waktu sekitar 10 menit tergantung kondisi ombak laut.

Sesampai di Pantai Batu Lapis kita akan disuguhi pemandangan Batu karang yang berlapis-lapis yang dihiasi deburan ombak laut yang menghantam karang. Jika kita berkunjung ke Batu Lapis jangan lupa untuk membawa makanan karena hanya ada satu penjual di pantai ini.

Pantai Batu Lapis, dengan lokasinya yang tersembunyi menjadikan Batu Lapis memiliki keunikan tersendiri bagi traveler. Pemandangan yang menjadi latar belakang foto menjadikannya semakin cantik, tidak heran jika Pantai Batu Lapis banyak dikunjungi dan menjadi destinasi tour wisata favorit di Lampung.


Yuk Berwisata ke Pantai Batu Lapis Lampung Selatan !!


Baca juga : Destinasi Tour Wisata Lampung yang sedang Hits


Pulau Mengkudu Tanah Lot nya Lampung Selatan

pulau-mengkudu-tanah-lotnya-lampung-selatan-eloratour
Pulau Mengkudu, destinasi tour wisata Lampung yang berjuluk Tanah Lot nya Lampung. foto: goodnewsfromindonesia.id


Pulau Mengkudu mungkin nama ini sudah tidak asing di telinga sahabat traveler, sebab destinasi tour wisata Lampung yang satu ini sudah cukup hitz hari-hari belakangan.  Pulau Mengkudu berupa sebuah pulau mungil tak berpenghuni yang berada di Desa Batu Balak, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan.  Letak Pulau Mengkudu tak jauh dari Pantai Batu Lapis, sebuah tempat indah yang kerap mendapat julukan sebagai Tanah Lot-nya Lampung. Pantai Batu Lapis ini menjadi semacam bonus bagi para pengunjung Pulau Mengkudu karena lokasinya yang berdekatan.

Pulau Mengkudu Lampung Selatan Destinasi Wisata yang Ngehitz di Lampung

pulau-mengkudu-tour-wisata-lampung-selatan-eloratour
Foto Pulau Mengkudu dengan Pasir Timbulnya, foto: travelerien


Pulau Mengkudu dan Pantai Batu Lapis ini pernah dimuat di Lovely Magazine power of tourism edisi bulan Oktober 2016. Salah satu foto Pulau Mengkudu digunakan sebagai cover majalah edisi ini. Dimuat 4 halaman dengan 8 foto.

pulau-mengkudu-jadi-cover-majalah-parwisata
Majalah Lovely dengan cover Pulau Mengkudu, foto: travelerien.com


Pada tahun 1980-an, di pulau ini banyak dijumpai pohon mengkudu atau pohon pace. Namun kini, pulau yang memiliki luas sekitar 2 hektare tersebut banyak ditumbuhi pohon bakau.  Nama Pulau Mengkudu menjadi semakin viral di media sosial seiring banyaknya wisatawan yang berkunjung ke sana, kemudian mengupload foto maupun video pulau cantik di Lampung Selatan ini.

pantai-batu-lapis-tanah-lot-nya-lampung-selatan-eloratour
Batu Lapis, Pantai dengan Batu Karang berlapis-lapis, mirip Tanah Lot Bali, foto: inovasee


Nama Pulau Mengkudu dan Batu Lapis ngehits  sejak akhir 2015. Keberadaan pasir timbul yang menjadi penghubung antara Pulau Mengkudu dan Pulau Sumatra merupakan keunikan tersendiri. Pasir timbul ini tidak akan terlihat ketika air laut pasang.

Keduanya terletak di wilayah Lampung Selatan, sebuah kabupaten yang menjadi pintu gerbang Provinsi Lampung. Di kabupaten inilah, terdapat Pelabuhan Bakauheni, tempat bersandar kapal-kapal yang mengangkut para penumpang dari Pulau Jawa, tepatnya dari Pelabuhan Merak.

Lampung Selatan sejatinya menyimpan potensi wisata bahari yang cukup kaya. Pulau Mengkudu dan Batu Lapis adalah bagian dari kepingan surga bahari Lampung Selatan. Pantai di sekitar Pulau Mengkudu memiliki pesona yang amat menghibur mata. Warna-warna yang menenangkan mulai dari kehijauan hingga kebiruan terpantul pada air laut yang jernih.


Pulau Mengkudu, Pulau Cantik dengan Pantai Berair Tenang

Welcome to Pulau Mengkudu, foto: travelerien.com


Berenang di pantai di Pulau Mengkudu tidak berbahaya karena ombaknya relatif tenang. Hanya saja, sebaiknya memakai alas kaki yang nyaman saat menyusuri pantai karena di sekitar Pulau Mengkudu terdapat banyak bebatuan. Bagi para penggemar snorkeling, tak ada salahnya mencoba mengintip keindahan bawah laut di Pulau Mengkudu.

Pengunjung yang datang ke Pulau Mengkudu biasanya akan berburu pemandangan pulau ini dari ketinggian. Caranya, dengan menapaki sebuah bukit. Bagi yang punya energi ekstra, pengalaman yang satu ini patut dicoba. Namun, berhati-hatilah saat menanjak karena medan yang curam.

Sampai di atas bukit, akan nampak Pulau Mengkudu di tengah hamparan laut luas kebiruan. Pasir timbul terlihat seperti jembatan yang menyatukan dua pulau. Duduk sejenak di atas bukit untuk mengusir lelah sambil memandangi ciptaan-Nya itu, menjadi pilihan tepat sebelum melanjutkan untuk melakukan aktivitas lainnya.

Jika sudah puas menikmati Pulau Mengkudu, segera beralih ke Batu Lapis. Seperti namanya, di tempat ini pengunjung akan melihat sebuah tebing dengan batu yang berlapis-lapis, hasil ukiran tangan Sang Pencipta.

Dari atas bukit tempat menikmati panorama Pulau Mengkudu di ketinggian, pengunjung bisa menuruni bukit ke arah lokasi Batu Lapis. Berjalan kaki beberapa menit saja, keindahan Batu Lapis sudah siap untuk dinikmati.

Batu Lapis ini akan membuat mata mengagumi keunikannya. Bebatuan berundak-undak yang tertata rapi. Bebatuan dengan garis-garis yang terbentuk secara alami, itulah yang membangun estetika tempat tersebut. Apalagi dengan ombak yang menghantam dan laut biru jernih di dekatnya. Tak salah jika Batu Lapis mendapat julukan Tanah Lot-nya Lampung.


Cara Menuju ke Pulau Mengkudu


Untuk menuju Pulau Mengkudu dan Batu Lapis, aksesnya cukup mudah. Jika dari arah Jakarta, sesampainya di Pelabuhan Bakauheni, Anda dapat menjangkau daerah pesisir di Lampung Selatan dengan kendaraan pribadi maupun ojeg dalam waktu kurang lebih 45 menit saja. Sementara jika datang dari arah Kota Kalianda, jaraknya hanya sekitar 30 Km dan dapat menempuhnya dengan kendaraan pribadi maupun ojeg.

Ada dua cara menuju Pulau Mengkudu dan Batu Lapis yaitu melalui jalur darat dan jalur laut. Jalur darat untuk menuju Pulau Mengkudu ini kurang disarankan karena medannya tergolong sulit.

Jalur laut relatif lebih mudah. Ada beberapa titik persewaan perahu di daerah pesisir di Lampung Selatan untuk menuju Pulau Mengkudu dan Batu Lapis. Titik tersebut antara lain di Desa Kunjir dan Desa Waymuli. Pengunjung  bisa menyewa perahu dengan biaya sekitar Rp25.000-Rp30.000 per orang untuk mengunjungi Pulau Mengkudu dan Batu Lapis.

Perjalanan naik perahu hanya memakan waktu kurang lebih 20 menit. Di atas perahu, pemandangan indah pun sudah terlihat. Laut kehijauan dan desa nelayan dari kejauhan dengan latar belakang perbukitan nan hijau. Perjalanan itupun hanya akan terasa seperti sekejap mata.

Usai menikmati Pulau Mengkudu dan Batu Lapis, cobalah untuk melirik-lirik pantai-pantai yang ada di sepanjang pesisir di Lampung Selatan. Meski pantai-pantai di sana tak begitu luas dan berhimpitan dengan desa nelayan, tetapi kecantikannya patut dinikmati.

Pantai Wartawan misalnya, yang terletak di Desa Waymuli, Kecamatan Rajabasa. Sebuah pantai yang tak terlalu luas tetapi memiliki keunikan yaitu keberadaan sumber air panas. Para pengunjung bahkan dapat memanfaatkan sumber air panas ini untuk merebus telur. Ada pula Pantai Canti dengan hamparan pasir putihnya. Saung-saung yang ada diantara rimbunnya pepohonan melengkapi keindahan pantai ini. Pengunjung dapat menggunakan saung ini untuk duduk-duduk santai atau rebahan, atau sekedar menatap pulau-pulau kecil di kejauhan.



Tips Wisata ke Pulau Mengkudu Lampung Selatan


  • Pilih jalur laut untuk menuju Pulau Mengkudu dan Batu Lapis.
  • Siapkan tenaga agar lebih puas mengeksplorasi Pulau Mengkudu dan Batu Lapis.
  • Pakai alas kaki yang nyaman digunakan untuk berjalan di medan yang sulit, sebaiknya menggunakan sandal.
  • Belum banyak penginapan di sekitar lokasi. Salah satu pilihan menginap adalah di area Krakatau Kahai Beach (tak jauh dari Pulau Mengkudu dan Batu Lapis). Atau Anda dapat menginap di hotel yang terletak di Kota Kalianda yang berjarak sekitar 30 Km dari lokasi.
  • Kota Kalianda juga sekaligus menjadi tempat yang tepat untuk berburu oleh-oleh berupa makanan khas.




Yuk ke Pulau Mengkudu Lampung !!



Krakatau Destinasi Tour Wisata Lampung Nan Mempesona

krakatau-destinasi-tour-wisata-lampung-eloratour
Krakatau Destinasi Tour & Wisata Lampung Nan Mempesona


Krakatau (krakatoa) merupakan kepulauan vulkanik aktif yang terletak di Selat Sunda, yang termasuk wilayah cagar alam.  Selain sebagai kawasan konservasi, Krakatau adalah salah satu destinasi wisata Lampung yang banyak dikunjungi wisatawan, khususnya yang menyukai wisata alam dan gunung berapi.

KRAKATAU DESTINASI TOUR WISATA LAMPUNG


letusan gunung krakatau dan munculnya anak krakatau

LETUSAN GUNUNG KRAKATAU DAN MUNCUNYA ANAK KRAKATAU

Gunung Krakatau mengeluarkan letusan dasyat pada tahun 1983, melemparkan bebatuan dan abu vulkanik sebanyak 18 km3, dengan ketinggian semburan mencapai 80 km.  Getaran akibat letusan Gunung Krakatau terasa hingga ke Benua Eropa, dan suaranya terdengar hingga 4.650 km sampai ke Alice Springs, Austraia dan Rodrigues, Afrika.  Abu vulkaniknya menutupi atmosfer bumi, hingga membuat bumi gelap selama 2,5 hari, dan membuat sinar matahari terasa redup hingga setahun setelahnya.   Hamburan debu vulkanik Krakatau mencapai Norwegia hingga wilayah New York.  Letusan dasyat Gunung Krakatau itu menyisakan kaldera berbentuk cekungan dengan lubang sedalam 250 m, selebar 7 km.

kepulauan krakatau


Empat puluh (40) tahun setelah meletusnya Krakatau, yakni dejak tahun 1927, muncul gunung api baru yang kini kita kenal sebagai Gunung Anak Krakatau di kaldera bekas letusan.  Setiap tahun gunung Anak Krakatau ini bertambah tinggi sekitar 4 - 6 m, dan bertambah lebar sekitar 12 m.  Saat ini ketinggian Anak Krakatau sekitar 215 m di atas permukaan laut.


CAGAR ALAM KRAKATAU

krakatau


Cagar Alam Krakatau memiliki luas 13.735 ha, 2.535 ha berupa daratan, dan sisanya seluas 11.200 ha merupakan lautan.  Kawasan cargar alam ini merupakan laboratorium alam penting yang bermanfaat untuk aneka penelitian, seperti: vulkanologi, biologi, geografi, dan lain-lain, serta memiliki potensi wisata alam.

cagar alam krakatau


Pada tahun 1984 Kepulauan Krakatau masuk ke dalam Taman nasional Ujung Kulon, namun sejak tahun 1980 wilayah ini masuk ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam Lampung.


gunung krakatau


Kawasan Cagar Alam Krakatau memiliki biota laut yang beragam, diantaranya ada sekitar 54 jenis ikan hias, 7 diantaranya merupakan jenis ikan kepe-kepe yang merupakan indikator keutuhan terumbu karang suatu wilayah.  Beberapa spot yang menarik dengan berbagai kegiatan wisata, antara lain :

gunung anak krakatau


  • Pulau Krakatau Besar (Pulau Rakata), kegiatan wisata yang bisa dilakukan di sini antara lain menyelam dan panjat tebing.  Pulau ini memiliki keragaman ikan hias dan biota laut dibandingkan 3 pulau lainnya.  
  • Pulau Krakatau Kecil (Pulau Panjang), kegiatan yang bisa dilakukan adalah diving, namun relatif kurang banyak memiliki keragaman biota laut, hal ini dimengerti sebab pengaruh aktivitas magma dari gunung anak krakatau.  Kegiatan diving khususnya dilakukan di sisi barat daya dan selatan, sebab memiliki biota laut yang beragam dan indah menawan.
  • Pulau Anak Krakatau, kegiatan yang sering dilakukan di pulau ini adalah mendaki Gunung Anak Krakatau, untuk menikmati sunrise
  • Pulau Sertung, kegiatan yang dapat dilakukan di sini antara lain berenang, menyelam, dan mengamati aktivitas vulkanik gunung anak krakatau dari sisi barat.  


hiking ke anak krakatau


Tertarik dong Wisata ke Gunung Krakatau di Lampung ? Klik link ini : Paket Tour Krakatau





Sumber foto :
ghiboo.com, jefri hutagalung wordpress.com, hdermawa65 blogspot.com, tribun surakarta, harian bernas, malahayati ac.id, kabar 24 bisnis.com.